Review ASUS ProArt Display PA278QV: Produksi Warna yang Luas

Monitor bagaikan indra penglihatan dari sebuah komputer. Melalui ASUS ProArt Display PA278QV, penglihatan kita sebagai manusia dimanjakan oleh hasil produksi warna yang ditampilkan dari monitor yang akan penulis review ini.

Lini produk ASUS ProArt sesuai namanya, diperuntukkan bagi mereka yang berkecimpung di industri kreatif terutama yang akan sering bersentuhan dengan warna seperti percetakan, desain grafis, desain 3D, hingga desain fesyen—semua itu selalu berkaitan dengan warna.

Monitor ASUS ProArt bisa dibilang memang dibutuhkan bagi mereka yang berkecimpung di industri kreatif. Akan tetapi, bukan berarti monitor ProArt satu ini tidak cocok untuk kebutuhan hiburan seperti gaming ataupun sekedar nonton anime yang tayang setiap minggu. Dalam review ASUS ProArt Display PA278QV, penulis mencoba berbagai skenario penggunaan dan membedakan penggunaan monitor pribadi (Samsung 27” CR50) dan sesudah memakai monitor ProArt satu ini.

Simak review ASUS ProArt Display PA278QV berikut ini.

Desain ASUS ProArt Display PA278QV yang Klasik dan Ergonomi

Ketika pertama kali bertemu dengan seseorang atau hadir ke suatu tempat karena telah berjanji dengan seseorang, pertama kali tentu yang dilihat dan dinilai ialah menyoal tampilan dan secara ia berpakaian. Berdasarkan hal itu, hal pertama yang akan penulis bahas ialah menyoal tampilan fisik atau visual dari sisi desain si monitor ASUS ProArt Display PA278QV (selanjutnya disebut ProArt) ini. Seusai judul bagan, secara singkat, monitor ini memiliki desain klasik, minimalis, dan ergonomi. Mengapa demikian?

Sebelum lanjut, mari kita rakit monitor ProArt ini terlebih dahulu.

Monitor ASUS ProArt Display PA278QV sangat mudah untuk dipasang. Yang harus dilakukan pertama kali ialah memasang terlebih dahulu batang stand monitor ke base stand-nya lalu kencangkan baut yang ada di bawah base stand. Selanjutnya tinggal cocokkan mounting monitor ke mounting stand dan pastikan sudah pas hingga bunyi klik.

Sebagai monitor 27 inch, layar monitor ProArt ini memiliki ukuran panjang … cm dan lebar … cm. Ketinggian monitor bisa dibilang tergantung penyesuaian. Untuk pengaturan tertinggi berada di .. cm sedangkan di paling rendahnya ada di .. cm.

Asus Proart Display Pa278qv Gamedaim Review 14
Pemasangan Screen Light Bar

Secara tampilan, monitor ProArt ini terkesan minimalis meskipun tidak tipis-tipis amat di bagian kepalanya. Hanya saja, bezel layar monitor sudah termasuk tipis dengan ratio layar 16:9 yang membuat pengalaman menatap layar monitor lebih luas—meski masih terdapat black bar sebagai penyekat antara screen dengan sisi monitor. Berbentuk persegi panjang yang dikenal sebagai monitor flat, monitor ProArt ini bisa banget untuk dipasang Screen Light Bar atau webcam di bagian atas bezel monitor.

Material monitor terbuat dari plastik pada bagian layar dan juga badan stand monitor. Terdapat material alumunium juga di bagian leher dan alas (base) stand monitor dengan finishing doff dan terasa kokoh. Dan mengenai stand, ada berbagai pengaturan yang bisa kita atur sesuai preferensi.

Base stand monitor berbentuk kotak dengan ukuran panjang .. cm dan lebar di .. cm. Ukuran base stand monitor ini terbilang boros dan memakan tempat di atas meja karena secara bentuk itu kotak, bukan persegi panjang yang lebar ke samping. Karena base stand berbentuk kotak, alhasil keyboard penulis jadi kurang leluasa karena ruang di atas meja semakin kecil yang berimbas terhadap akselserasi pergerakan keyboard ketika bermain gim karena harus menyesuaikan posisi.

Di balik base stand yang ukurannya terkesan boros, base stand-nya mendukung bobot layar monitor yang ditopang agar tidak jatuh. Selain itu, stand monitor memungkinkan kita sebagai pengguna bisa mengatur height, tilt, swivel, dan pivot monitor berkat stand-nya yang fleksibel.

Asus Proart Display Pa278qv Gamedaim Review 23
Hole kabel manajemen

ASUS bahkan menyediakan hole yang cukup panjang di bagian batang tubuh stand sebagai jalur kabel konektivitas seperti kabel power maupun kabel HDMI agar manajemen kabel lebih tertata dan rapih.

Asus Proart Display Pa278qv Gamedaim Review 09
Pivot pemutaran video TikTok

Pengaturan height monitor bisa kita atur dengan jangkauan dari 0 – 15 cm. Sedangkan tilt menjangkau hingga -5° – 35° yang menurut penulis sudah lebih cukup apabila kalian merupakan seorang digital artist yang membutuhkan layar dapat dimiringkan agar menggambar lebih terasa presisi dan akurat. Swivel monitor hingga -90° – 90° pun dengan indikator arah di alas stand menandakan bahwa monitor ProArt ini sangat mendukung bagaimana kita melihat monitor satu ini dengan posisi yang terbaik dan sesuai.

Terakhir untuk pivot-nya sangat memungkinkan bahwa monitor ProArt ini diputar hingga -90° – 90° dan otomatis menjadikan monitor mengambil orientasi display secara potrait. Mode potrait berkat swivel 90 derajat akan sangat cocok bagi kalian yang merupakan streamer untuk membaca komentar yang masuk, editor video untuk mengedit video potrait TikTok, dan atau 3D artist ketika mendesain sebuah karakter 3D supaya bentuk dari kepala hingga kaki dapat terlihat secara penuh ketimbang monitor dengan mode landspace.

Semua pengaturan stand monitor tidak ada rasa ringkih dan stand-nya sangat mulus tanpa ada gesekan yang bikin macet. Jadi mau kalian miringkan, putar, maupun atur ketinggian monitor dengan satu jari pun sangat memungkinkan.

Kaya Akan Konektivitas dan Navigasi yang Mudah

ASUS menyediakan dua kabel konektivitas untuk ProArt Display PA278QV ini yaitu Display Port dan juga HDMI. Port konektivitas monitor terletak di bagian belakang atau tepatnya pada bagian bawah mounting monitor.

Terdapat total 1 tombol 8 port dan tambahan 2 USB A di bagian belakang monitor. Dari kiri ke kanan ada tombol ON/OFF, port power, DVI-D, HDMI v1.4, DisplayPort 1.2, mini-DisplayPort, Earphone Jack, dan Audio-in, dan USB hub (gen 3). Di sampingnya lagi terdapat USB hub (gen 3) tambahan yang memungkinkan kita dapat mencolok peripheral tanpa harus ke casing system unit PC. Semua sudah dipermudah dengan adanya berbagai macam dan jenis port di monitor.

Sayangnya masih ada kekurangan di monitor ini yaitu tidak adanya hanger headphone yang bisa ditarik layaknya monitor ViewSonic Elite XG270 untuk menaruh headphone/headset yang sedang tidak terpakai.

Tombol navigasi menu monitor terdapat di bagian depan sebelah kanan dengan total 6 tombol menu di mana tombol power berada di paling ujung kanan. Desain menu navigasi monitor terbilang minimalis dan mudah dipelajari.

Fitur Blue Light Filter dengan 5 level berbeda ada di tombol menu paling kiri. Tombol di sebelahnya atau tombol kedua untuk mengatur brigthness (kecerahan) layar monitor dari 0 – 100. Biasanya penulis atur kecerahan hingga tingkat 50 karena tidak terlalu membuat mata sakit baik dalam kedaan ruangan terang maupun gelap.

Tombol ketiga berfungsi untuk layouting digital langsung di layar. Jadi kita bisa mengukur sesuatu dengan penggaris yang langsung tampil di layar, maupun mencocokan ukuran kertas A4 dan B5 ke layar monitor. Fitur di tombol ketiga ini terbilang unik dan baru penulis temukan di monitor ProArt satu ini. Mungkin layouting secara digital ini bisa berfungsi bagi mereka yang sedang mendesain poster berukuran kertas HVS A4 atau mau mengukur sesuatu tetapi tidak ada penggaris di jangkauan si desainer. Tombol keempat hanya berfungsi sebagai close saja.

Menu OSD secara lebih lengkap bisa diakses lewat tombol kelima atau tepat di samping tombol power. Pada menu navigasi, kita bisa mengatur Blue Light Filter, ProArt Palette mulai dari Brigthess, Contrast, Saturation, hingga Black Level layar monitor, hingga tingkat volume monitor.

Monitor ProArt Display satu ini ditanamkan built-in speaker yang letaknya berada di bagian belakang layar atau tepatnya pada bagian atas yang terdapat bolongan kecil sebagai jalur keluarnya suara.

Berdasarkan pendengaran penulis pribadi, suara yang terproduksi dari built-in speaker monitor terdengar kurang natural, mendem, dan tidak sejernih ketika memutar suara lewat desktop speaker. Built-in speaker monitor bisa dibilang hanya sebagai pelengkap fitur audio atau alternatif speaker saja, bukan diperuntukkan sebagai speaker utama yang fungsinya mungkin untuk memproduksi musik atau mendengarkan lagu.

Cerah dan Akurat

ASUS ProArt Display merupakan lini produk monitor ASUS yang memang memiliki keunggulan di sisi produksi warna layarnya. Monitor PA278QV ini sudah memiliki standar warna internasional yang 100% sRGB jadi warna yang ditampilkan layar monitor itu punya jangkauan color space yang luas hingga ke banyak warna yang lebih spesifik. Gamut warna pada layar monitor memproduksi warna yang kaya dan jelas serta memastikan setiap detail foto yang tampil di layar semakin jelas dan nyata.

Layar monitor ProArt ini memiliki kemampuan refresh rate sampai 75Hz yang meminimalisir layar tearing serta resolusi WQHD (2560x1440px) panel IPS berdesain framerless.

Asus Proart Display Pa278qv Gamedaim Review 16
Frameless
Asus Proart Display Pa278qv Gamedaim Review 13
Pemutaran video musik Abe Parker – Butterflies
Asus Proart Display Pa278qv Gamedaim Review 10
Editing potrait video TikTok di Adobe Premiere Pro

Akurasi monitor dapat dikatakan memiliki akurasi di atas rata-rata dikarenakan monitor ini sudah memiliki sertifikasi Calman Verified yang sudah dikalibrasi secara pabrikan dengan hasil akurasi memuaskan yaitu Delta E < 2. Untuk menonton serial Netflix atau content creation seperti editing foto/video dan atau bahkan desain 3D, monitor ini sangat cocok untuk semua hal tersebut.

Penulis pribadi yang menggunakan Samsung 27” CR50 FHD ketika beralih menggunakan ASUS ProArt Display PA278QV sangat terasa sekali perbedaan warna yang terproduksi dari layar monitor. Jika dibandingkan, monitor dari Samsung terkesan kurang vivid dan secara saturasi kurang tajem. Berbeda ketika menggunakan monitor ProArt, menonton serial Netflix dan editing video lewat Adobe Premiere Pro membuat mata semakin dimanja dengan hasil produksi warna dari layar monitor yang begitu akurat dan color space lebih besar.

ASUS ProArt Display PA278QV memang tidak diragukan lagi sebagai monitor desain, kemampuan layar monitor dalam memproduksi color space yang luas serta akurasi yang lebih tepat menjadikan monitor ini sangat cocok bagi untuk kegiatan content creation, desain, maupun gaming.

Monitor ASUS ProArt Display PA278QV ini dibandrol dengan harga Rp. Informasih lebih lanjut, sila kunjungi situs resmi ASUS berikut ini.

Review ASUS ProArt Display PA278QV: Produksi Warna yang Luas

Irgie

Kesimpulan

Kalian desainer? Content creator? Atau ingin bermain gim dengan tampilan maksimal? ASUS ProArt Display PA278QV dapat mendukung ketiga hal tersebut. Kemampuan layar beresolusi WQHD dengan color gamut 100% sRGB, panel IPS berdesain frameless, dan Calman Verified dengan akurasi Delta E < 2 menunjukkan kebolehan bahwa monitor ini sangat mampu untuk menghasilkan warna yang sangat akurat, cerah, jernih, dan dapat memanjakan mata. Model koneksi yang banyak juga bisa menyesuaikan kebutuhan kalian. Adanya built-in speaker sebagai alternatif desktop speaker namun tidak bisa dijadikan patokan utama ketika ingin mendengarkan musik. Refresh rate yang masih di 75Hz membuat monitor kurang cocok untuk gim kompetitif, tetapi akan sangat cocok untuk kalian yang bermain gim story-rich seperti Assassins Creed: Valhalla misalkan.

81.4%

Baca Juga :  Sean Murray: Game Baru Kami Akan Sebesar No Mans Sky