Riot Games Resmi Tetapkan CEO TSM Dalam Percobaan Bullying

Riot Games secara resmi telah menetapkan CEO dari TSM, Andy Dinh, dalam masa percobaan selama 2 tahun untuk kasus bullying dan organisasinya didenda 75 ribu USD.

Informasi ini diumumkan oleh Riot Games melalui situs mereka. Jika kalian tertarik dengan kondisi terkini esports saat ini, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.

Riot Games Resmi Tetapkan CEO TSM Dalam Percobaan Bullying

Riot Games mengungkapkan bahwa CEO TSM, Andy Dinh, telah memasuki masa percobaan selama dua tahun setelah penyelidikannya atas tuduhan bullying dari beberapa mantan karyawan TSM.

Selain itu, Riot Games dan League Championship Series telah mendenda TSM 75 ribu USD dan mengamanatkan pelatihan sensitivitas untuk Dinh. Riot Games juga mengatakan bahwa layanan independen akan memberikan tip bagi karyawan dan pemain TSM untuk melaporkan pelecehan yang terjadi di organisiasi tersebut.

Tuduhan ini muncul pada bulan November 2021 setelah mantan pemain dari TSM, Yilang “Doublelift” Peng, berbicara tentang Dinh yang diduga mempermalukannya dan karyawan TSM lainnya. Investigasi yang dilakukan oleh TSM terhadap CEO-nya menemukan “tidak ada tindakan melanggar hukum oleh Tuan Dinh”.

Walaupun demikian, investigasi dari Riot Games menemukan fakta yang berbeda. Christopher Greeley mengatakan:

Berdasarkan kesimpulan yang kami tarik dari pelaporan penyelidik independen kami, kami percaya bahwa ada pola dan praktik perilaku meremehkan dan intimidasi yang ditunjukkan oleh Dinh. Ini termasuk melecehkan pemain pro dan anggota karyawan TSM secara verbal dan berkomunikasi dengan cara yang merendahkan dan meremehkan.

Christopher Greeley, Head of Esports, North America and Oceania at Riot Games

Baca Juga :  Hideo Kojima Sempat Bikin Konsep Game Yang Mirip The Boys