Belum Daftar PSE, Kominfo Ancam Blokir Steam, Counter Strike, dan Dota 2

Baru-baru ini, Kominfo mengumumkan bahwa mereka akan memblokir berbagai layanan yang belum daftar PSE. Dari beberapa layanan yang akan mereka blokir, nama Steam, Counter Strike, dan Dota 2 turut berada di dalam daftar mereka.

Lebih lanjut, ketiga layanan yang lekat dengan para gamer di Indonesia ini terancam diblokir oleh Kominfo. Lantas, sampai kapan sih batas waktu untuk mendaftar PSE bagi ketiga platform ini? Yuk simak ulasan dari Gamedaim berikut.


Kominfo Ancam Blokir Steam, Counter Strike, dan Dota 2 Karena Belum Daftar PSE

Jedela Perilisan Dota: Dragon’s Blood Musim Ketiga Diumumkan | Valve

Merujuk informasi yang ada, Kominfo atau Kementerian Komunikasi dan Informatika akan segera mengirimkan surat peringatan ke mereka yang belum mendaftar PSE. Bagi yang belum tahu, PSE atau Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat Indonesia merupakan sebuah sistem besutan Kominfo.

Lebih lanjut, saat ini banyak platform yang belum mendaftarkan produk atau layanan mereka di PSE. Beberapa nama populer seperti Opera dan Alibaba tak luput dari pantauan Kominfo. Bahkan, beberapa nama yang populer di kalangan gamer seperti Steam, Counter Strike, dan Dota 2 juga belum daftar PSE.

Tentunya, ini merupakan sebuah hal yang tidak diinginkan oleh gamer Indonesia. Terlebih, Steam merupakan salah satu platform penjualan game yang sangat populer di Indonesia dan cukup meresahkan jika Kominfo sampai memblokir platform ini.


Batas Waktu 5 Hari

Steam Telah Miliki 50.000 Game! Gamedaim
Steam | Steam

Lebih lanjut, Kominfo sendiri memberikan batas waktu kepada setiap layanan yang belum mendaftarkan produk mereka selama 5 hari kerja. Jika lebih dari itu, mereka akan memblokir layanan tersebut.

Bagi mereka-mereka yang tidak mendaftarkan sampai dengan deadline-nya, itu akan kita kirimkan surat peringatan untuk segera melengkapi, dengan batas waktu yang kita sepakati

Dan ini ada (toleransi) lima hari kerja.  Kalau tidak respon atau tidak ada notifikasi, langsung proses pemblokiran

Baca Juga :  Bawa Implementasi Crypto, Ni No Kuni Cross Worlds Dikritik Keras Oleh Fans