Splinter Cell VR dan Ghost Recon Frontline Resmi Dibatalkan

Ubisoft telah memberikan konfirmasi bahwa mereka telah membatalkan beberapa proyeknya, termasuk Splinter Cell VR dan Tom Clancy’s Ghost Recon Frontline.

Informasi ini pertama kali dipublikasikan oleh Stephen Totilo (jurnalis Axios). Jika kalian tertarik dengan kondisi industri video game, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.

Splinter Cell VR dan Ghost Recon Frontline Resmi Dibatalkan

Selama panggilan keuangannya, Ubisoft mengatakan bahwa Splinter Cell VR dan Tom Clancy’s Ghost Recon Frontline telah dibatalkan karena perubahan lingkungan ekonomi. Sayangnya mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Splinter Cell VR sedang dalam pengembangan di Red Storm Entertainment dengan dukungan dari Reflections, sedangkan Tom Clancy’s Ghost Recon Frontline sedang dalam pengembangan di Ubisoft Bucharest.

Tom Clancy’s Ghost Recon Frontline adalah game battle royale yang menampilkan kelompok 4 pemain yang bekerja sama untuk menghadapi lebih dari 100 pemain di peta besar. Pengumuman game itu mendapat kritik negatif yang menyebabkan Ubisoft menunda perilisannya dan akhirnya membatalkan playtest game tersebut.

Untuk Splinter Cell VR, hanya sedikit yang diketahui tentang hal itu selain godaan singkat dari Yves Guillemot: “Di Splinter Cell, akan ada beberapa jenis pengalaman baru tetapi lebih pada perangkat yang berbeda, jadi kami bekerja sedikit, banyak, pada merek hari ini untuk kembali pada satu titik.”

Selain Splinter Cell VR dan Tom Clancy’s Ghost Recon Frontline, Ubisoft menyebut 2 proyek internal lainnya yang telah dibatalkan. Jika kita jumlahkan, maka ada sekitar 4 proyek yang dibatalkan oleh Ubisoft.

Kotaku melaporkan bahwa Ubisoft Paris saat ini memusatkan fokus mereka untuk mengembangkan game Ghost Recon terbaru. Memiliki sandi “OVER” dan awalnya dibocorkan oleh NVIDIA, game ini telah dikembangkan selama lebih dari setahun dan dapat tiba pada awal tahun fiskal 2023.

Baca Juga :  NetEase Games Umumkan NetEase Connect 2022