Dituduh Terlibat Aksi Pembunuhan Shinzo Abe, Kojima Production Marah Besar

Selama beberapa hari ini nama Hideo Kojima tengah menjadi topik perbincangan hangat para gamer. Topik tersebut datang dari tuduhan palsu yang dilakukan media asal Yunani yang menyebut bahwa Hideo Kojima terlibat dalam pembunuhan mantan Perdana Mentri Jepang, Shinzo Abe. Melihat namanya dicemarkan, studio Kojima Production tidak terima atas hal tersebut. Lantas, apa yang terjadi? Yuk ikuti berita game terbaru ini.

Hari Jumat, tanggal 8 Juli 2022, Shinzo Abe dinyatakan meninggal dunia saat ditengah kampanye politik yang diselenggarakan di kota Nara, Jepang. Menurut laporan yang kami peroleh lewat CNN, ia tutup usia pada umur 67 Tahun karena terkena tembakan senjata api oleh pelaku pria berumur 41 bernama Tetsuya Yamagami. Saat ini, identitas sang pelaku dan motifnya masih dalam proses penyelidikan kepolisian.

Hideo Kojima Dituduh Jadi Pelaku Penembakan Mantan Perdan Mentri Jepang

Setelah kejadian tersebut berbagai Media di dunia sibuk memberitakan kepergian Shinzo Abe. Tak terkecuali Damien Rieu, selaku politisi asal Prancis yang ikut merasa terkejut atas kejadiannya. Dalam Twitternya, ia tanpa sengaja memposting foto Hideo Kojima alih-alih Tetsuya Yamagami dan menuduhnya sebagai pelaku penembakan Shinzo Abe. Menyadari kesalahannya, ia langsung menghapus postingannya dan memberi permintaan maaf.

“Saya secara naif mengambil lelucon untuk mendapatkan informasi,” tulisnya. “Saya tidak berpikir kita bisa membuat humor tentang pembunuhan seorang pria, tetapi saya salah untuk tidak memeriksa sebelum berbagi. Saya minta maaf kepada Hideo Kojima dan para penggemar Metal Gear atas kejadian ini,” ucap Damien Rieu. Sayangnya, foto Hideo kojima ini mulai tersebar ke berbagai media yang lain dan berujung pada misinformasi.

Kojima Production Tidak Menoleransi Pencemaran Nama Baik

Contohnya saja separti Media asal Yunani yang baru-baru ini ikut salah mengirim foto pelaku ke stasiun TV negaranya. Di sisi lain, salah satu Media di negara Iran juga ikut melakukan kesalahan yang sama. Kojima Production tidak tinggal diam dan memposting sebuah pernyataan yang mengklaim akan malakukan tindakan hukum terhadap “beberapa kasus” dari “berita palsu.”

Dalam Twitter-nya mereka mengatakan bahwa “Kojima Productions sangat mengutuk penyebaran berita palsu dan rumor yang menyampaikan informasi palsu,” katanya. “Kami tidak menoleransi pencemaran nama baik seperti itu dan akan mempertimbangkan untuk mengambil tindakan hukum dalam beberapa kasus seperti ini.” Kira-kira bagaimanakah pendapat kalian atas hal tersebut? Jangan lupa tulis komentarmu di bawah ya.

.

Baca Juga :  Agate Umumkan Strategic Advisor Terbaru, Seorang Pemimpin Startup di Bidang Pendidikan Teknologi