Maki Girls di Valorant, IShowSpeed ​​​​Dibanned Dari Semua Game Kerusuhan

Beberapa hari terakhir, seorang streamer ternama bernama IShowSpeed ​​menjadi perbincangan hangat di berbagai media sosial. Pasalnya, para penggemar dihebohkan dengan kabar bahwa IShowSpeed ​​​​diban dari semua game Riot karena memaki cewek saat bermain Valorant. Jadi, apa yang sebenarnya terjadi? Mari kita lanjutkan diskusinya Berita Gamedaim mengikuti.

Sebagian besar dari Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan IShowSpeed ​​atau yang biasa disebut dengan Darren Watkins. Ia adalah seorang YouTuber ternama yang kerap menawarkan konten streaming kocak saat berinteraksi dengan Ben, karakter Digital Pet dari Berbicara Ben si Anjing. Selain memainkan game mobile yang absurd, IShowSpeed ​​juga sering mencoba game PC yang cukup populer di pasaran, misalnya Fortnite, Roblox, dan Valorant.

IShowSpeed ​​​​Disebut Toxic Untuk Pemain Wanita di Valorant

Belum lama ini, seorang streamer terkenal bernama JakeSucky memposting cuplikan yang menunjukkan video streaming IShowSpeed ​​​​bertindak sangat beracun saat bermain Valorant. Dalam trailer tersebut, IShowSpeed ​​terlihat dalam posisi 1vs1 melawan tim lain. Namun, karena tekanan yang dia dapatkan dari Tim Penontonnya, dia akhirnya kalah dari Clutch dan malah disalahkan karena Aim yang buruk.

IShowSpeed ​​sangat marah dengan semua anggota timnya. Namun, setelah dipisahkan oleh seorang pemain wanita, kemarahannya semakin menjadi. Ia terang-terangan mengutuk pemain wanita tersebut karena merasa “Yang paling benar” dan menganggap dirinya sebagai pemain Noob. Parahnya lagi, pemain wanita bernama Sara Dadafshar ini juga mendapat kata-kata cabul dari IShowSpeed.

IShowSpeed ​​​​Dibanned Dari Semua Game Kerusuhan

Dalam postingannya, JakeSucky mengatakan bahwa “Saya sekarang mengerti mengapa Queue Valorant begitu Toxic. Anda mendapatkan salah satu streamer paling populer di YouTube IShowSpeed ​​​​yang mengucapkan omong kosong seperti ini dan tidak mendapat imbalan apa pun selain pujian dan tawa. Ini omong kosong.”

Menanggapi postingan ini, Sara Dadafshari mengatakan “Ini adalah kesalahan besar dan kami sama sekali TIDAK menginginkan pemain seperti ini di komunitas kami. Saya telah bertindak dan melaporkan hukumannya perma dilarang dia dari VALORANT, serta semua game Riot Games lainnya. Terima kasih telah bergabung dalam hal ini. Saya akan terus meningkatkan hal-hal ini dan melaporkannya sampai membuat VAL lebih aman.”

IShowSpeed ​​​​Memposting Video Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Tidak butuh waktu lama, IshowSpeed akhirnya memposting video klarifikasi melalui Twitter dan meminta maaf kepada Sara Dadafshari. Tak hanya itu, ia juga meminta maaf kepada seluruh komunitas Valorant yang merasa tidak nyaman dengan sikapnya saat bermain. Sayangnya, hal ini tetap tidak mengubah fakta bahwa IShowSpeed ​​tidak akan bisa memainkan game-game milik Riot di masa mendatang.

Seperti yang kita ketahui, Valorant dan League of Legends terkenal sebagai game dengan lingkungan multiplayer yang sangat toxic. Riot Games sendiri telah melakukan upaya besar untuk mengurangi ekosistem pemain Toxic yang membuat game sulit mendapatkan pemain baru. Selain itu, para influencer Valorant dan LoL juga berusaha membuat game ini lebih bersahabat dengan pemain baru.

Pada 2016, streamer terkenal Tyler1 juga dihukum permanen dari Riot karena menjadi racun di League of Legends. Namun, setelah ia meningkatkan karakternya dan menjalin hubungan dengan banyak pemain, akunnya akhirnya kembali ke keadaan semula. Perlu diingat, bahwa sifat Toxic inilah yang membuat IShowSpeed ​​terkenal di kalangan gamer di luar sana, karena Signature yang ikoniklah yang membuatnya berbeda.

Baca Juga :  Penjualan Waralaba Kingdom Hearts Capai 35 Juta Kopi