Karakter LGBT Dead by Daylight Timbulkan Kontroversi

Selama beberapa hari belakangan ini, nama Behaviour Interactive kembali menjadi topik perbincangan hangat dari para gamer. Topik tersebut tentunya datang dari game ikonik buatannya yaitu Dead by Daylight. Benar, belum lama ini fans dikejutkan dengan karakter LGBT pertama di Dead by Daylight yang menimbulkan kontroversi. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Yuk ikuti terus pembahasan Gamedaim News berikut.

Pertama kali rilis sejak tahun 2016 lalu, Dead by Daylight bisa dibilang merupakan salah satu game yang sering menimbulkan Kontroversi. Belum lama ini, Behaviour Interactive sendiri sempat terlibat drama dengan para fansnya soal implementasi NFT pada gamenya. Selain itu, ia juga sempat menghapus skin karakter bernama Cannibal yang dianggap terlalu sadis dan rasis karena memungkinkan pemain untuk memakai kulit wajah para korban.

Dead by Daylight Perkenalkan Karakter LGBT Pertama di Dalam Gamenya

Kami baru saja mendapatkan kabar dari akun twitternya yang mengkonfirmasi kehadiran karakter LGBT pertama Dead by Daylight. Seperti yang terlihat, pihak studio sendiri sampai memposting sebuah surat demi membuktikan bahwa karakter bernama David King ini merupakan sosok LGBTQIA2+. Bersamaan dengan hal tersebut, ia juga mengumumkan Update bertajuk “Devotion.”

Menurut kabar Press Release, pengambang mengatkan “Melalui Devotion, penggemar akan menemukan sebuah bagian dari perjuangan pribadinya untuk mengungkap identitas dan seksualitasnya sendiri. Kenangan David akan membawa pemain ke sebuah pub, di mana pembahasan tentang hubungan romantis membawanya untuk berbicara lebih banyak tentang kehidupan pribadinya, termasuk mantan pacar.”

“Representasi keragaman dalam hal hiburan, jadi penting bagi kami untuk meluangkan waktu dan mengelilingi diri kami dengan para ahli untuk melakukan sesuatu dengan benar”, jelas Dave Richard, direktur kreatif Dead By Daylight. “Kami sangat bangga bahwa Dead by Daylight telah berkembang menjadi ruang di mana para pemain dari berbagai komunitas di seluruh dunia merasa bebas untuk menjadi diri mereka sendiri.”

Pihak Studio Dianggap Lebih Mementingkan Latar Belakang “Seksual” Alih-Alih Gamenya

Benar saja, keputusan Behaviour Interactive untuk mengubah karakter lamanya menjadi LGBT berhasil menimbulkan kontroversi. Tak sedikit para fans mengaggap bahwa hal tersebut bukanlah hal yang diperlukan, namun ada juga yang menggap bahwa label ini sangatlah penting bagi komunitasnya. Banyak yang menyebut bahwa, Behaviour Interactive lebih mementingkan urusan “Seksual” alih-alih membuat gamenya lebih baik.

Bagi kamu yang masih bersikeras ingin mencoba game Dead By Daylight, maka sekarang adalah saatnya. Untuk itu game ini sudah dapat kamu mainkan melalui platform PC, PS4, dan Xbox One. Selain itu, tepat pada hari ini versi Mobile Dead by Daylight akhirnya juga rilis secara Free to Play melalui platform IOS dan Andorid. Lantas, bagaimanakah pendapat kalian atas hal ini? Jangan lupa untuk tulis komentarmu di bawah ya.

Baca Juga :  Bandai Namco dan Nintendo Kembangkan Game Aksi 3D Remaster?