Kisah Saber Mobile Legends: Ahli Pedang yang Menjadi Mesin Pembunuh!

Saber adalah hero Mobile Legends yang menempati role Assassin. Hero ini memiliki kemampuan membunuh yang sangat luar biasa. Dengan sekali combo skill saja, maka hero musuh langsung bisa mati. Oleh karena itu, kamu harus mengetahui bagaimana kisah Saber di Mobile Legends.

Kisah Saber di Mobile Legends bisa dibilang sungguh sangat memprihatinkan. Karena pada awalnya dia bercita-cita menjadi sang ahli pedang. Namun, karena obsesinya yang terlalu tinggi dan setelah kalah dalam pertarungan membuat nasib Saber menjadi buruk. Dia dimanfaatkan oleh organisasi Laboratorium 1718 menjadi senjata pembunuh.

Nah, jika kamu penasaran dengan cerita selengkapnya, langsung saja simak informasi yang telah Gamedaim Tips rangkum di bawah ini mengenai kisah Saber di Mobile Legends.

Kisah Saber Mobile Legends

Kisah Saber | UHDPaper

Jauh di dalam pegunungan di sebelah utara Cadia Riverlands, terdapat sebuah desa yang sunyi dan damai. Desa ini adalah tempat tinggal dari Tianyin Swordmaster Sect yang legendaris, dan juga merupakan tempat di mana Duan Meng menghabiskan masa kecilnya untuk menyempurnakan tekniknya.

Ketika usianya cukup untuk memegang pedang bambu, Duan Meng bertekad untuk menjadi seorang ahli pedang yang hebat. Sementara orang lain masih tidur, dia akan bangun dan berlatih keras, dan akan terus berlanjut hingga matahari terbenam dan bulan telah terbit dan menyinari langit.

Dia mengetahui bahwa persyaratan untuk memasuki Tianyin Swordmaster Sect begitu tinggi, dan maka dari itu, setelah berlatih siang dan malam dalam badai, hujan, dan salju, gerbang kuil suci itu pun akhirnya terbuka untuk Duan Meng.

Tidak lama kemudian, bakat dan obsesinya yang luar biasa terhadap ilmu pedang menarik perhatian dari pemimpin mereka, Master Longma, yang dulu merupakan murid dari Great Dragon dan pemimpin spiritual dari Tianyin Swordmaster Sect.

Di bawah bimbingan Master Longma, Duan Meng mulai mengungguli teman-temannya dan menjadi pemimpin murid generasi baru.

Seiring berjalannya waktu, Duan Meng mulai lelah akan kehidupan di pegunungan yang membosankan. Obsesinya akan ilmu pedang dan ambisinya membuatnya ingin menantang lawan yang lebih kuat sehingga dia dapat menciptakan legendanya sendiri dan menyebarkannya ke seluruh dunia, layaknya ahli pedang legendaris yang menginspirasi perjalanan pribadinya.

Tetapi, Master Longma menolak permintaannya untuk pergi dari gunung itu.

Ini belum waktunya. Kamu belum menjadi seorang ahli pedang yang tidak terkalahkan.” Duan Meng yang masih muda dan penuh semangat menolak untuk menuruti perkataan hurunya. Dia cukup percaya diri dengan kemampuannya dan berharap untuk meningkatkan ilmu pedangnya dengan hanya melalui pertarungan secara terus-menerus.

Selama bertahun-tahun, Duan Meng berkelana ke seluruh penjuru Cadia Riverlands, mengalahkan satu demi satu ahli pedang, termasuk para rakyat Dragon Altar. Dia terus mendekat pada gelar “Ahli Pedang Terhebat” tanpa mengalami satu pun kekalahan.

Bertemu Musuh Kuat

Saber
Kisah Saber | UHDPaper

Ini adalah saat-saat sebelum Duan Meng bertemu dengan seseorang yang akan menjadi saingan terhebatnya, Zhixu. Orang ini datang entah dari mana dan tidak memiliki guru. Hidupnya bagaikan sebuah pedang, dibentuk dengan sempurna dan dilengkapi oleh dirinya sendiri.

Dalam pertarungan mereka, Duan Meng dikalahkan, dan bahkan tidak dapat melawan kembali. Untuk mengalahkan Zhixu pada suatu ahri nanti, Duan Meng mengucilkan dirinya di pegunungan dan berlatih dengan keras selama tiga tahun.

Di akhir waktu tiga tahun ini, Duan Meng merasa siap untuk bertarung kembali dengan Zhixu, dan turun dari pegunungan itu. Tetapi takdir berkata lain, lawannya telah berkembang dengan lebih pesat dalam waktu tiga tahun ini. Dia kembali kalah, dan bahkan pedangnya dibelah menjadi dua oleh lawannya.

Kegagalan Duan Meng mengingatkannya pada perkataan gurunya. “Ini belum waktunya. Kamu belum menjadi seorang ahli pedang yang tidak terkalahkan.”

Akan tetapi, Duan Meng mengetahui bahwa dia telah melakukan semua yang dapat dia lakukan, dan tidak ada cara untuk membuat pedang di tangannya menjadi lebih cepat ataupun lebih kuat.

Untuk mencari gaya ilmu pedang yang benar-benar tidak terkalahkan, Duan Meng meninggalkan wilayah Cadia Riverlands dan berkelana ke seluruh penjuru Land of Dawn. Dalam perjalanannya, dia mendengar kabar mengenai Laboratorium 1718, bahwa mereka dapat menstimulasi potensi tubuh manusia melalui transformasi buatan, memberikan kekuatan lebih kepada seseorang.

Duan Meng tidak dapat menahan keingintahuannya. Jika kabar ini benar, maka dia masih memiliki kesempatan untuk mencapai puncak dari ilmu pedang. Selama dia dapat menjadi lebih kuat, dia rela melakukan segalanya.

Pada saat ini, ilmuwan jahat dari Laboratorium 1718 juga tertarik pada ahli pedang dari timur ini. Mereka sedang mempersiapkan proyek augmentasi baru untuk menciptakan senjata manusia. Ketika kedua pihak menyetujui proyek ini, transformasi tersebut dimulai.

Setelah beberapa kali melakukan eksperimen dan operasi, proyek tersebut akhirnya berhasil dan sebuah makhluk dengan kekuatan mekanis serta kemampuan berpedang dan kemampuan merasa seperti manusia akhirnya terlahir.

Menjadi Mesin Pembunuh Laboratorium 1718

Saber Ml
Kisah Saber ML | UHDPaper

Tetapi setelah bangun, Duan Meng telah lupa akan segalanya mengenai dirinya, termasuk namanya sendiri. Dia kemudian diberikan nama baru oleh para penciptanya: Saber. Senjata dari Laboratorium 1718, Saber menjadi alat yang digunakan untuk memburu pihak-pihak yang menentang mereka.

Tentunya, ini semau merupakan rencana dari Laboratorium 1718. Mereka berniat untuk memancing orang yang tepat untuk membantu mereka menyelesaikan rencana senjata manusa ini.

Setelah transformasi tersebut telah selesai, Duan Meng, yang dulunya bermimpi untuk mencapai puncak tertinggi dari ilmu pedang, tidak lagi hidup. Sebagai gantinya, sebuah pembunuh mekanis, Saber, dilahirkan.

Meskipun para pencipta Saber yakin bahwa mereka telah berhasil, seiring berjalannya waktu, gerakan yang tidak asing, perasaan memegang pedang di tangannya, pembunuhan demi pembunuhan, hari demi hari, sesuatu mulai berkecimpung di hati Saber.

Sebagai seorang petarung, dia tidak dapat menerima statusnya yang diturunkan menjadi seorang mesin pembunuh semata, dan dapat merasakan memori yang terpendam jauh di dalam pikirannya yang bertarung untuk diingat kembali. Dia mulai mempertanyakan masa lalunya sendiri dan arti kehidupannya.

Di suatu malam yang larut, tersiksa oleh potongan-potongan ingatannya, Saber menghancurkan implan yang mengendalikan saraf di kepalanya, menghancurkan laboratorium proyek senjata humanoid tersebut, dan memulai perjalanan yang jauh, penuh dengan kesepian.

Bertahun-tahun setelahnya, Laboratorium 1718 tidak pernah menyerah dalam pengejaran suatu benda yang dianggap sebagai produk gagal. Melalui seluruh pertarungan dan perjalanan setelahnya. Saber bertekad untuk menemukan kembali nama dan asalnya.

Potongan-potongan ingatannya terus kembali, membimbingnya untuk menemukan masa lalunya secara perlahan. Hanya ada satu hal yang dia yakini, dia mengetahu bahwa dia belum menjadi ahli pedang yang benar-benar tidak terkalahkan, dan bahwa dia masih memiliki lawan yang menantikan pertarungan mereka berikutnya.


Nah, itulah barusan informasi mengenai Kisah Saber di Mobile Legends yang harus kamu ketahui. Kunjungi terus Gamedaim agar selalu mendapatkan informasi terbaru mengenai Kisah Hero Mobile Legends lainnya.

Baca Juga :  22 Kata-kata Aamon Mobile Legends Keren Beserta Artinya