Hacker Curi 29 Miliar Rupiah dari Kolektor Skin CSGO

Selama beberapa hari ini nama Valve kembali menjadi topik perbincangan hangat diantara para kalangan gamer, topik tersebut rupanya datang dari game Competitive Shooter miliknya yaitu Counter Strike: Global Offensive. Benar, belakangan ini gamer dikejutkan dengan kabar pencurian Skin CSGO senilai 29 Miliar Rupiah oleh hacker. Bagaimana bisa hal tersebut terjadi? Yuk ikuti terus berita game terbaru berikut.

Sebagian besar dari kalian tentunya tidak asing lagi dengan yang namanya CSGO. Game rilisan tahun 2012 ini telah berpengaruh besar terhadap perkembangan industri eSports pada era modern. Bukan hanya itu saja, CSGO juga berhasil menginovasi banyak judul ternama seperti Valorant, Rainow Six Siege, dan dan lain-laih. Selain terkenal dengan eSports-nya, game ini juga terkenal dengan sistem jual beli item dan Skin-nya yang begitu mahal.

Kolektor Skin CSGO Kehilangan Inventory Senilai 29 Miliar Rupiah

Dalam laporan yang kami dapat lewat situs media PCgamesn, seorang kollector skin CSGO terkenal ohnePixel mengaku telah kehilangan isi Inventory senilai 2 Juta USD (29 Miliar Rupiah). Salah satu skin yang berhasil dicuri hacker ialah 7 buah Souvenir AWP Dragon Lore yang satuannya punya harga 200 Ribu USD atau (3 Miliar Rupiah). Kabar buruknya, ia juga kehilangan #1 Blue Gem No Star Karambit senilai 1.4 juta USD (20 Miliar Rupiah).

Baca Juga :  Rumor: Sony Persiapkan Controller PS5 Pro

ohnePixel mengatakan bahwa Insiden tersebut terjadi karena sesorang berhasil mencuri akun Steam-nya selama Seminggu terakhir. Pada saat bersamaan sang peretas juga berhasil mengubah Nickname dan alamat Email pengguna. Ia menyebut saat ini hanya setengah dari Inventory-nya berhasil terjual, sisanya “dikirim ke akun Steam peretas dan sedang menunggu status Hold.” “Ini adalah inventaris paling mahal” yang pernah ohnePixel miliki.

7 Buah Souvenir AWP Dragon Lore dan #1 Blue Gem No Star Karambit Dicuri Hacker

Kejadian seperti ini memang marak terjadi di Steam sejak bertahun-tahun lalu. Hingga detik ini Valve tidak melakukan upaya apapun untuk menghentikan praktik para Hacker. Tak sedikit juga para pemain memutuskan untuk meninggalkan CSGO karena Inventory-nya diretas seseorang. Apa lagi, CSGO juga sudah mulai dipenuhi oleh para Cheater.

CSGO dapat kalian meinkan melalui platform PC (Windows & Mac) secara eksklusif. Seperti biasa, kalian dapat mengaksesnya secara Free-to-Play melalui halaman Steam Store. Kira-kira upaya apa yang akan Valve lakukan agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi? jangan lupa tulis komentamu di bawah ya.