Review Lenovo Legion Slim 7 AMD: Sedikit Beda, Semakin Kuat

Lenovo Legion kembali menghadirkan laptop yang termasuk dalam jajaran Slim bernama Lenovo Legion Slim 7 AMD dan diperkuat oleh tim kubu merah AMD sebagai jeroannya.

Sudah terhitung sejak lama atau berbulan-bulan yang lalu di mana terakhir kali penulis membahas produk laptop dari brand Legion milik Lenovo. Lenovo Legion dikenal dan secara khusus menghadirkan solusi bagi para gamer. Mulai dari laptop, pre-built PC, hingga monitor dan perpiheral lainnya sudah pernah dihadirkan oleh Lenovo Legion demi menjawab kebutuhan para gamer.

Varian Lenovo Legion Slim yang pernah penulis bahas sebelumnya yaitu Lenovo Legion Slim 7i yang justru ditenagai oleh tim kubu biru Intel. Sedangkan Lenovo Legion Slim 7 AMD yang akan penulis bahas ini sudah pasti mengusung CPU dari AMD meskipun secara desain tidak jauh berbeda dengan Slim 7i. Tapi tentu sebagai laptop rilisan terbaru, banyak jeroan yang sudah mengikuti perkembangan zaman dan ada sedikit perbedaan di beberapa bagian.

Simak review Lenovo Legion Slim 7 AMD berikut ini.

Tipis Tanpa Abai Jeroan

Laptop Legion Slim 7 AMD ketika dalam keadaan panel layar dibuka

Lenovo Legion Slim 7 AMD tidak perlu diragukan lagi menyoal build quality. Sebagai laptop high-end, Slim 7 AMD sudah memakai material yang terbuat dari alumunium dengan nama resmi Aerospace Grade Metal pada bagian back panel-nya maupun back body dan atau keseluruhan body laptop. Nama Slim yang tersemat pada laptop pun juga bukan omong kosong. Berukuran panjang 35.6 cm dengan lebar 25.2 cm, Slim 7 AMD hanya memiliki ketebalan di 18mm atau 1.8cm saja. Bahkan bobot Slim 7 AMD juga terkesan ringan di 1.9kg meskipun terbuat dari aluminum.

Laptop gaming dari Lenovo Legion memang cukup berbeda dari kebanyakan laptop gaming di pasaran. Ketika banyak laptop gaming yang mengusung desain bulky, berat, dan tebal, justru Lenovo Legion melalui jajaran laptop Slim-nya menghadirkan bentuk yang compact dengan desain minimalis yang justru menjadikan laptop gaming mereka tidak terkesan seperti ‘laptop gaming’ meskipun jeroan atau spesifikasi laptop termasuk kelas atas dan terbaru.

Berdasarkan spesifikasi teknis laptop, penulis dapat dengan mudah mengangkat Slim 7 AMD menggunakan satu tangan. Jika dibawa bepergian pun, ukuran laptop tidak begitu memakan tempat dan membuat tas berat dikarenakan bobot laptop di bawah 2kg termasuk ringan.

Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 05
Panel belakang
Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 04
Body bawah

Warna hitam laptop memiliki nama resmi Shadow Black ini mempunyai permukaan yang halus namun sangat mudah tercap debu dan minyak yang alhasil pengguna harus rajin-rajin mengelap laptop menggunakan tisu kering. Mengusung tema warna gelap seperti ini menjadikan Slim 7 AMD terkesan kalem, ganas, dan tidak norak karena desain back panel-nya yang hanya terdapat 2 spot logo di ujung kiri atas (Legion) dan di ujung kanan bawah (Lenovo). Desain back panel Slim 7 AMD sangat mirip dengan Slim 7i.

Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 20
Webcam on
Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 21
Webcam off
Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 13
Engsel laptop

Panel laptop dapat dengan mudah diangkat hanya dengan satu jari dikarenakan engsel laptop Slim 7 AMD itu sudah di atas dan tidak ringkih untuk diputar. Menariknya, panel laptop dapat kita tidurkan hingga 180 derajat meskipun balik lagi, untuk kebutuhan gaming rasanya hal seperti ini tidak terlalu dibutuhkan. Dan tidak lupa juga di tengah panelterdapat webcam bersamaan dengan fitur TrueBlock Privacy Shutter yang cukup kita geser, maka webcam laptop beresolusi 720p @30fps ini bisa langsung terblokir demi menjaga privasi kita.

Dukungan Panel Layar yang Tajam

Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 02
Pemutaran video 4K

Layar Legion Slim 7 AMD bisa dibilang sangat mumpuni untuk gaming dan bahkan hal-hal yang berbau desain dikarenakan layar laptop ini secara color gamut sudah 100% sRGB, kecerahan layar cukup besar di 300Nits, dan yang paling penting ialah tipe panel layar IPS semakin memperlihatkan kesungguhan Lenovo Legion untuk mengemas Slim 7 AMD sebagus itu. Jika digunakan untuk kebutuhan desain grafis atau desain digital, laptop ini cukup bisa memenuhi keakuratan warna ketika proses pengerjaan desain.

Laptop ini termasuk ke dalam varian laptop 15 inch dengan rincian ukuran 15,6” dan resolusi layar yang mengikuti perkembangan zaman yaitu di WQHD atau rincian ukurannya yaitu 2560×1440 pixel. Lenovo juga tetap menyempilkan logo Legion di bawah panel layar.

Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 01
Tetap dapat melihat layar dengan jelas meskipun terdapat pantulan cahaya

Untuk kegiatan menonton Netflix atau nonton video 4K pun laptop ini termasuk mumpuni dengan dukungan Dolby Vision. Dan meskipun pengguna menonton video lewat laptop ini di outdoor, tidak perlu khawatir terkena pantulan cahaya sinar matahari karena layar laptop sudah anti-glare.

Jika tadi hanya membahas menyoal kemampuan dan kebolehan spesifikasi layar laptop yang cocok untuk desain, sebagai laptop gaming, tentunya Legion Slim 7 AMD juga sangat cocok untuk gaming. Mengapa bisa demikian? Layar laptop sudah mendukung refresh rate hingga 165Hz yang di mana menurut penulis, dengan layar laptop sebegitu besar refresh rate-nya akan sangat cocok untuk para gamer profesional ketika bermain gim-gim kompetitif fast-paced entah itu Valorant sampai Apex Legends.

Penulis pribadi sudah mencoba bermain Apex Legends melalui laptop ini dan hasilnya memang sangat smooth ketika layar laptop diatur ke refresh rate tertingginya yaitu 165Hz. Semua pergerakan terlihat halus tanpa adanya frame yang patah-patah atau minim flickering karena Slim 7 AMD juga sudah mendukung Free-Sync dan G-Sync.

Keyboard Andalan Tanpa Disunat

Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 28
Keyboard laptop dalam keadaan ruangan terang

Seperti biasa dan sudah menjadi tradisi, jajaran laptop Lenovo Legion mengusung keyboard bernama Legion TrueStrike Keyboard yang di mana perkey-nya sudah didukung RGB iCUE. Soft-landing switch keyboard membuat typing feel yang penulis rasakan itu ringan dengan feedback yang begitu smooth dan produksi suara yang hampir silent. Penulis pun juga tetap bisa mengetik dengan cepat karena Key Travel keyboard hanya di 1.3mm jadi tidak terlalu besar jaraknya untuk menekan switch keyboard.

Di atas keyboard bagian tengah tepatnya terdapat tombol power yang juga sudah dilengkapi fitur finger scan guna membuka laptop ketika terkunci.

Tombol media hingga number pad tidak dibuang dan tetap diusung di keyboard laptop ini. Yang menarik dan juga menjadi pengamatan penulis selama membahas laptop Lenovo Legion, keyboard di laptop mereka tidak memotong arrow keys jadi secara ukuran tetap sama dengan tombol-tombol lainnya. Arrow keys yang tidak terpotong memudahkan penulis untuk memakai keempat tombol tersebut dan tidak perlu khawatir saltik.

Keyboard laptop sudah 100% anti-ghosting yang jadi ketika kalian ingin mengetik banyak tombol sekaligus pun tidak akan ada masalah karena semua tombol yang diketik tadi akan terinput oleh sistem.

Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 27
LED backlit keyboard
Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 16
Keyboard
Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 22
Trackpad
Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 25
Tombol panah
Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 23
Spacebar

Glass TrackPad yang berada tepat di bawah tombol spacebar cukup besar. Jadi ketika ingin mengarahkan trackpad, pengguna diberikan wadah yang begitu besar juga guna menggerakkan cursor mouse pada layar laptop. Hanya saja mungkin ketika ingin bermain dan memilih untuk menggunakan keyboard laptop, alangkah baiknya kalian menonaktifkan fungsi trackpad demi menghindarkan salah sentuh. Penulis acapkali tak sengaja tersentuh trackpad oleh bagian punggung ibu jari dan membuat kursor saat gaming ikut bergerak.

Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 32
Tampilan Corsair iCue di laptop

Backlight keyboard dapat diubah-ubah dengan tombol kombinasi FN + Spacebar yang terdapat logo LED nyempil di ujung kiri. Atau opsi lain untuk mengubah dan agar lebih menyesuaikan preferensi atau gaya kalian ialah dengan menggunakan software Corsair iCue di mana dalam software nanti terdapat banyak pilihan yang menanti dan akan membuat keyboard laptop kalian lebih ciamik.

Harman Sebagai Speaker

Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 03
Speaker laptop yang terletak di bawah

Suka mendengarkan musik? Pasti tidak asing dengan brand bernama Harman. Lenovo Legion Slim 7 AMD menggunakan speaker 2x2W Harman Speaker with Nahimic Audio yang di mana speakernya terletak pada bagian alas yang dekat mengarah ke pengguna. Dikarenakan bentuk alas laptop bagian speaker dibuat miring atau landai, jadi ketika laptop diletakkan di atas meja, suara yang keluar dari speaker tidak terhalang.

Peletakan speaker seperti Legion Slim 7 AMD ini cukup ideal dikarenakan laptop ini pun nantinya akan diperuntukkan untuk gaming yang semisal pengguna tidak membawa headphone, masih dapat mengandalkan speaker laptop yang memiliki sound stage cukup bagus.

Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 35
Software Nahimic untuk pengaturan suara lebih lanjut

Karakteristik suara yang terproduksi oleh speaker laptop memang tidak bisa diandalkan begitu besar layaknya desktop speaker. Suara yang penulis dengar cenderung high-pitch atau mengarah ke treble dibandingkan warm-nya yang minim meskipun lagu yang diputar penuh dengan instrumental seperti bass maupun drum. Namun speaker laptop ini juga belum masuk kategori Harsh karena treble yang dihasilkan tidak begitu tinggi secara frekuensi.

Harman memang terkenal di dunia audio. Musik yang penulis putar terdengar sangat jernih tanpa ada suara yang terdengar pecah atau sumbang. Dan soundstage speaker laptop ini dapat dikatakan cukup bagus karena ketika penulis bermain Apex Legends, speaker kanan dan kiri laptop bisa dengan tepat memposisikan letak musuh tanpa adanya ambigu.

Exhaust Fan Semakin Elegan dan Port Lebih Sedikit

Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 14
Exhaust fan sebelah kiri
Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 06
Exhaust fan sebelah kanan
Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 11
Exhaust fan belakang

Perbedaan yang penulis maksudkan dari judul review Legion Slim 7 AMD ini ialah selain dan tentunya memakai CPU dari tim kubu merah AMD, juga terdapat perbedaan dari Slim 7i sebelumnya yaitu pada bagian exhaust fan. Empat exhaust fan yang terletak di samping dan belakang laptop Slim 7 AMD ini terlihat lebih elegan karena secara bentuk dibuat lebih lonjong layaknya hotdog tapi tanpa mengurangi fungsi exhaust fan itu sendiri dalam membuang hawa panas laptop.

Teknologi pendingin Coldfront 3.0 System menjadi alasan di balik kondisi laptop yang cenderung tetap dingin meskipun jeroan laptop di-push to the limit atau dipakai dalam keadaan maksimal.

Varian Lenovo Legion Slim memang dibuat se-Slim mungkin yang alhasil beberapa hal harus dikorbankan terutama soal port yang tidak selengkap jajaran laptop non-Slim seperti Legion 5i Pro misalkan. Meskipun begitu, Legion Slim 7 AMD tetap memiliki port yang dapat dibilang terkini dan update dengan perkembangan zaman sehingga tidak perlu khawatir untuk penggunaan dalam skenario yang luas.

Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 17
Port sebelah kiri
Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 07
Port sebelah kanan
Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 12
Port belakang

Port laptop bagian kiri terdapat 2 port yaitu audio jack dan 4-in-1 Card Reader. Dengan adanya Card Reader menjadi hal yang baik terutama untuk para kreator. Lalu port bagian kanan laptop 2 port USB Type-C (Display Port dan USB 3.1 Gen 2). Untuk menyambungkan laptop ke external monitor diharuskan mencolok ke USB Type-C. Jadi memang tidak ada port HDMI maupun DP (Display Port) di sini karena hal tersebut sudah tergantikan dengan USB Type-C.

Bagian belakang laptop menjadi tempat port untuk DC-In/power dan 2x USB 3.2 Gen 2 yang di mana salah satunya mendukung Always-On USB 5V2A jadi ketika laptop mati pun kalian bisa charging menggunakan colokkan tersebut.

Jeroan yang Tidak Diragukan Lagi

Bagan ini akan jadi pembahasan yang terpanjang dari pada bagan-bagan sebelumnya karena kita akan membahas menyoal jeroan dan performa laptop yang dapat dikatakan begitu terkini dan tidak perlu diragukan lagi akan kebolehan jeroan Legion Slim 7 AMD.

Terdapat 3 varian Legion Slim 7 AMD yang beredar di pasaran. Dalam review ini, penulis akan membahas SKU 82K8002WID atau varian ke-2 dengan spesifikasi: AMD Ryzen 7 5800H, 32GB DDR4-3200, 1TB SSD M.2 2280 PCIe 3.0×4 NVMe, dan NVIDIA GeForce RTX 3060 6GB GDDR6.

Seperti biasa dan layaknya sebuah ritual, tidak afdol rasanya jika sebuah laptop gaming tidak dicoba untuk benchmarking menggunakan beberapa software umum seperti Cinebench, Blender 3D, dan tidak lupa 3D Mark. Selain itu, penulis juga mencoba kecepatan storage laptop hingga suhu tertinggi ketika atau setelah benchmarking berjalan. Bagaimana hasilnya? Simak hasilnya berikut ini.

Pertama, penulis melakukan benchmarking menggunakan 3DMark untuk tes Time Spy, Time Spy Extreme Stress Test, dan CPU Profile. Time Spy mendapatkan skor di 8370 untuk Graphics, dan 9249 untuk CPU. Menurut 3Dmark, performa laptop ini yang bisa didapatkan ketika bermain Battlefield V dengan pengaturan 1440p Ultra yaitu di 80+ FPS secara rata-rata. Time Spy Extreme Stress Test menjadi pengujian kedua di mana Slim 7 AMD bisa passed atau melewati stress test tersebut.

Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 43
Time Spy
Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 42
Time Spy Extreme Stress Test
Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 33
CPU Profile
Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 31
Grafik CPU Profile

CPU Profile menjadi benchmarking 3Dmark pertama kali di ulasan sebuah laptop. Pengujian CPU Profile menampilkan beberapa data seperti skor threads hingga monitoring suhu ketika stress test dijalankan. Dalam hasil pengujian, suhu laptop mencapai tertingginya di sekitar 90 derajat ketika masuk ke pengujian 16 threads. Semakin menurun suhu laptop ketika threads yang diuji semakin sedikit jumlahnya.

Berbeda dengan suhu, grafik CPU Clock Frequency (MHz) memperlihatkan threads yang banyak jumlahnya cenderung lebih rendah secara frekuensi dibandingkan threads yang jumlahnya lebih sedikit. Semua pengujian CPU Profile berjalan selama 5 menit tanpa terputus.

Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 40
Hasil Blender 3D scene BMW

Kedua, pengujian rendering menggunakan Blender 3D untuk scene BMW. Slim 7 AMD berhasil meraih waktu hanya di 3 menit dan 27 detik untuk 1 frame gambar scene BMW.

Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 38
CrystalDiskMark

Ketiga, penulis mencoba menguji kecepatan 1TB SSD M.2 2280 milik laptop ini. CrystalDiskMark menampilkan hasil kecepatan Read-nya di 3545 MB/s dan kecepatan Write-nya di 3280 MB/s. Untuk laptop kelas atas, ini sudah termasuk kencang dan sangat aman jika ingin kalian gunakan untuk gaming AAA.

Lenovo Legion Slim 7 Amd Gamedaim Review 36
Lenovo Vantage

Terakhir, ini bukan pengujian jeroan namun lebih ke menyoal kemampuan baterai laptop. Slim 7 AMD dibekali baterai 71 Wh yang berdasarkan Lenovo Vantage ketika baterai di 99%, laptop dapat tahan selama 3 jam dan 35 menit dalam kondisi laptop backlit LED keyboard mati dan kecerahan layar di maksimal.

Spesifikasi Teknis Lenovo Legion Slim 7 AMD (Legion S7 15ACH6)

Spesifikasi
Spesifikasi

Kalian dapat membeli Lenovo Legion Slim 7 AMD (15ACH6) ini dengan harga Rp25.499.000 di mana pembelian bisa melalui official online marketplace Lenovo.

Review Lenovo Legion Slim 7 AMD: Sedikit Beda, Semakin Kuat

Irgie

Kesimpulan

Lenovo Legion Slim 7 AMD tetap mengikut jejak para pendahulunya yang menawarkan desain minimalis yang bahkan tidak terlihat gaming, namun secara spesifikasi sangat bisa digunakan untuk pekerjaan berat mulai dari 3D rendering hingga gaming AAA. Laptop ini cocok untuk para content creator sekaligus hard-core gamer yang membutuhkan kinerja performa kelas tinggi dan terbaru.

86.4%

Baca Juga :  Bakal Eksklusif Epic Games, Fall Guys Resmi Jadi Game Free to Play!