Naoki Yoshida Tidak Melihat Metaverse Sebagai Hiburan

Laporan terbaru mengungkapkan bahwa Naoki Yoshida tidak melihat metaverse sebagai hiburan yang sebenarnya.

Informasi ini pertama kali dipublikasikan oleh Weekly Bunshun (via Ryokutya2089). Jika kalian tertarik dengan kontroversi metaverse, blockchain, dan NFT, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di Gamedaim News.

Naoki Yoshida Tidak Melihat Metaverse Sebagai Hiburan

Menanggapi komentar yang membandingkan Final Fantasy XIV dengan metaverse, Yoshida mengungkapkan bahwa dia tidak melihat metaverse mirip dengan game tersebut. Yoshida juga menambahkan bahwa dia tidak melihat metaverse sebagai bentuk hiburan itu sendiri.

Meskipun tidak ada definisi yang pasti, metaverse umumnya digambarkan sebagai dunia virtual di mana pengguna dapat berinteraksi dengan menggunakan avatar. Metaverse juga sempat menjadi topik yang hangat dalam industri video game.

Karena kesamaan konsep yang ada, orang-orang mulai membandingkan konsep metaverse dengan ekosistem virtual lain yang ada seperti MMORPG. Walaupun demikian, Yoshida tetap percaya bahwa keduanya tidak berhubungan.

“Bagi saya, saya melihat metaverse sebagai ‘sistem yang menggantikan realitas dengan dunia virtual’. Saya tidak berpikir metaverse memiliki kesamaan dengan hiburan,” kata Yoshida.

“Di metaverse yang saya pikirkan, orang akan dapat menggunakan avatar dalam realitas virtual dan berjalan-jalan di Shinjuku atau berbelanja, seperti di kehidupan nyata. Meskipun mungkin menyenangkan, tidak ada hiburan di sana. ‘Apa yang menarik dari sistem dunia nyata kita?’ adalah apa yang saya rasakan.”

Ketika ditanya apakah dia akan berpartisipasi dalam proyek metaverse atau tidak, Yoshida mengklarifikasi bahwa dia akan “membuat sesuatu yang menghibur dalam realitas virtual daripada metaverse itu sendiri” tetapi tidak memiliki rencana untuk melakukannya.

Baca Juga :  Gameplay 9 Menit Valorant Mobile Bocor ke Internet