Bocoran: Saham Jatuh, Netflix Berkomitmen Serius Pada Video Game

Laporan terbaru telah mengungkapkan bahwa Netflix berkomitmen serius pada video game setelah saham mereka jatuh hingga 35%.

Informasi ini pertama kali muncul melalui artikel The Washington Post. Jika kalian tertarik dengan kondisi terkini industri video game, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di Gamedaim News.

Saham Jatuh, Netflix Berkomitmen Serius Pada Video Game

Awal pekan ini, Netflix mengatakan bahwa mereka kehilangan 200.000 pelanggan selama tiga bulan pertama. Masalah itu menyebabkan saham mereka turun hingga 35%, penurunan terbesar Netflix dalam hampir 20 tahun. Tentunya penurunan ini menyebabkan Netflix merubah sebagian besar komitmen mereka, terutama dalam bisnis video game.

The Washington Post melaporkan bahwa di tengah masalah keuangannya, Netflix berencana untuk berkomitmen keras pada video game. Menurut The Washington Post, Netflix dikatakan berencana untuk membuat 50 game sebelum akhir tahun 2022.

Dari 50 game itu, salah satunya adalah game mobile berdasarkan Exploding Kittens, Netflix juga akan memproduksi acara TV-nya apabila game itu sukses. Biasanya, Netflix sering melisensikan IP atau mengadaptasi game yang sangat populer untuk mencapai kesuksesan mereka. Contohnya seperti Arcane, Castlevania, The Witcher, dan DOTA: Dragon’s Blood.

The Washinton Post mencatat bahwa rencana Netflix adalah tetap berfokus pada game mobile, karena mereka baru mulai menjelajahi dunia video game.

Mencoba Tren dan Ekosistem Baru

Sumber: Netflix

Netflix juga mulai mengikuti jejak tren industri video game yang paling signifikan dan mulai membeli beberapa studio pengembangan game. Sejauh ini, Netflix telah membeli tiga studio: Boss Fight Entertainment, Next Games, beserta Night School Studio.

Dalam ekosistem tersebut, Netflix ingin membangun bisnis video game yang dapat menciptakan sinergi antara apa yang para konsumen mereka tonton dan mainkan. Misalnya, Netflix mencap game spin-off League of Legends yang dibuat oleh Choice Provisions sebagai game mobile Netflix.

Masuknya [Netflix] liar ke dalam game merupakan indikasi bahwa mereka perlu melihat melampaui streaming video untuk menjaga bisnisnya tetap berjalan.

Pengumuman peluncuran Exploding Kittens lintas kategori menunjukkan kesediaan Netflix untuk mencoba hal-hal baru, tetapi bukan jenis rilis yang akan menyelamatkan peternakan.

Joost van Dreunen, Lecturer Business of Games at NYU Stern School of Business

Baca Juga :  Strauss Zelnick: Take-Two Tetap Menjadi Organisasi Independen