Minecraft Tolak NFT, NFT Worlds Berjanji Buat Game-nya Sendiri

Selama beberapa hari belakangan, nama Mojang tengah menjadi topik perbincangan hangat di kalangan gamer. Pasalnya, mereka baru saja mengumumkan bahwa Minecraft tidak akan pernah mengusung ide bisnis berbentuk Blockchain di masa depan. Hal tersebut menjadi kabar baik bagi para pemain, namun tidak untuk kreator game metaverse berjudul NFT Worlds. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Yuk ikuti berita game terbaru berikut.

Pada tanggal 20 Juli 2022 yang lalu, akun Twitter Mojang mengumumkan bahwa ide bisnis NFT “bertentangan dengan pedoman kami beserta semangat Minecraft.” Bersamaan dengan hal tersebut, mereka mengatakan “Teknologi ini tidak diizinkan untuk diintegrasikan di dalam aplikasi klien dan server Minecraft kami. Ini juga tidak boleh digunakan untuk membuat NFT terkait dengan konten dalam game apa pun, termasuk worlds, skins, item, atau mod.

Takut Kena Masalah Dengan Mojang, NFT Worlds Berniat Buat Game-nya Sendiri

Minecraft Tolak NFT, NFT Worlds Berjanji Buat Game-nya Sendiri 3

Pernyataan tersebut dengan jelas menjadi ancaman bagi NFT World yang merupakan platform Metaverse yang dibuat menggunakan DNA dan ekosistem Minecraft untuk mengembangkan versi Open-Source. Dalam game tersebut, pemain dapat membuat World layaknya Minecraft, namun kalian juga dapat menjual atau membeli world yang dibuat oleh komunitas menggunakan dukungan Ethereum Blockchain.

Sebelum berujung menjadi masalah, pihak pengembang NFT World memutuskan untuk membuat game barunya sendiri alih-alih harus melalui Open-Source kloningan Minecraft yang sejak awal memang dianggap illegal. Dalam suratnya, mereka mengklaim bahwa pihak Mojang tidak lagi mendukung upaya mereka atau kreator yang lain untuk bergabung dalam platformnya. Namun, hal ini tidak akan membuat gamenya mati begitu saja.

Dev Berniat Buat Game “Mirip” Minecraft Namun Lebih Baik Dari Buatan Mojang?

“Kami bersiap membuat game dan platform baru berdasarkan banyak mekanisme inti Minecraft, tetapi dengan tambahan modernisasi dan pengembangan aktif,” kata NFT Worlds. “Ini bukan penulisan ulang klon Minecraft Open-Source, yang kemungkinan akan melanggar EULA atau berisiko tindakan hukum, proyek ini sepenuhnya akan dibuat dari bawah ke atas. Transisi ini akan datang dengan perubahan identitas merek yang lebih ramah pemain.”

Sederhananya, kreator NFT World berniat untuk membuat game Minecraft Blockchain yang dicap akan jauh lebih baik dari game Minecraft asli buatan Mojang. Game ini nantinya juga akan menjadi game Free-to-Play serta punya merek dagang baru yang tidak akan bisa disangkut pautkan dengan hukum Mojang dengan IP Minecraft miliknya. Yap, semoga saja harapan tersebut benar-benar bisa terwujud.

Baca Juga :  Download Stumble Guys MOD APK Terbaru 2022