Diduga Sembunyikan Penjualan GPU ke Crpyto Miners, Nvidia Didenda 5,5 Juta USD

Selama beberapa hari belakangan ini, nama Nvidia kembali menjadi topik perbincangan hangat di antara para kalangan gamer. Pasalnya, ada sebuah kabar cukup mengejutkan yang datang dari penjualan GPU mereka selama beberapa tahun ini. Benar, kita berbicara soal Nvidia yang diduga sembunyikan GPU ke Crypto Miners. Lantas, bakal seperti apakah jadinya? Yuk ikuti terus pembahasan Gamedaim News berikut.

2021 lalu bisa dibilang menjadi tahun yang cukup berat bagi distribusi Video Card. Hal ini dapat terjadi karena trend Mining Cryptocurrency yang membuat Stock GPU makin menurun setiap bulannya. Banyak sekali gamer mengaku kesulitan untuk melakukan Upgrade perangkat PC Rig mereka. Ini juga menjadi alasan mereka untuk menggunakan Hardware keluaran lama untuk bermain Game.

Nvidia Didenda 5,5 Juta USD Karena Menjual Sebagian Besar GPU ke Miners

Melalui laporan yang kami dapatkan lewat situs media The Verge, Nvidia dilaporkan telah membayar denda sebanyak 5,5 Juta USD karena diduga sembunyikan penjualan GPU ke para Crypto Miners. Komisi Sekuritas Bursa AS mengumumkan penyelesaian tuduhan perusahaan pada hari ini dengan mengklaim bahwa mereka menyesatkan investor dengan melaporkan peningkatan besar dalam penjualannya yang terkait dengan “Gaming.”

Perusahaan telah menjadi pelaku praktik menyembunyikan distribusi yang bergantung pada pasar crypto yang jauh lebih fluktuatif. Meskipun telah membayar denda, Nvidia tetap tidak mengakui kesalahannya sebagai bagian dari penyelesaian, tetapi setuju untuk menghentikan praktik yang melanggar hukum untuk ke depannya. Sayang, karyawan mereka rupanya masih mengakui bahwa banyak GPU Gaming yang masih digunakan untuk urusan penambangan.

Perusahaan Dituduh Memanipulasi Investor Dengan Data Penjualan

Tuduhan tersebut berasal dari laporan keuangan tahun 2018 Nvidia. SEC mencatat ledakan dalam penjualan terkait penambangan kripto pada tahun 2017, ketika penambangan Ethereum tumbuh secara dramatis. Penambangan kripto sejak awal memang menjadi penyebab kelangkaan GPU saat ini. Nvidia tetap berusaha meluncurkan lini CMP terpisah yang dikhususkan untuk Mining, dan mencoba mencegah kekurangan bagi para gamer.

“Kegagalan pengungkapan perusahaan telah membuat investor kehilangan informasi penting untuk mengevaluasi bisnis perusahaan di pasar utama,” kata kepala SEC Crypto Assets and Cyber ​​Unit Kristina Littman. “Ini juga termasuk perusahaan yang mengejar peluang untuk melibatkan teknologi baru yang harus memastikan bahwa pengungkapan data tersebut harus diberikan tepat waktu, lengkap, dan juga akurat.”

Baca Juga :  No More Heroes III Siap Tuju PC, Xbox, dan PlayStation!