Valve Peringatkan Pengguna Untuk Tidak Pakai Steam Deck di Suhu Tinggi

Valve kembali dengan berita penting yang harus diketehui oleh penggunanya. Sesuai dengan kabar yang baru-baru ini beredar, Valve peringatkan pengguna untuk tidak gunakan Steam Deck di suhu tinggi. Jadi, apa maksud sebenarnya? Yuk ikuti terus berita hardware terbaru berikut.

Sebagian dari kalian tentunya tahu bahwa Steam Deck adalah PC dengan wujud Hand-Held terbaik yang ada di pasaran saat ini. Meskipun bentuknya tergolong kecil, Steam Deck terbilang sangat powerful untuk menjalankan segudang game-game PC dengan visual dan performa yang cukup memukau. Layaknya PC dan Laptop, Steam Deck pun hanya dapat berjalan dengan performa maksimal di suhu yang sejuk.

Steam Deck Akan Mati Total Jika Dimainkan Dalam Suhu Tinggi

Menurut laporan yang kami dapatkan melalui blog resmi milik mereka, perusahaan Valve baru saja memperingati pengguna untuk tidak menggunakan perangkat Steam Deck di suhu yang tinggi. Mereka mengatakan bahwa “Steam Deck akan bekerja paling baik pada suhu sekitar antara nol dan 35°C. Jika suhunya lebih tinggi dari ini, Steam Deck mungkin mulai memperlambat kinerjanya untuk melindungi komponennya sendiri.”

“APU Steam Deck hanya dapat bekerja dengan baik pada suhu hingga 100 °C,” jelas Valve. “Pada 100 °C, Steam Deck akan mulai mencekik kinerjanya sendiri, dan pada 105 °C perangkat akan mati total secara otomatis. Sekali lagi, ini untuk melindungi dirinya sendiri (dari pengguna) dan kerusakan komponen.” Meskipun suhu 100 °C sangatlah panas, perlu diingat bahwa banyak benda elektronik di luar sana dapat rusak di bawah suhu tersebut.

Gelombang Panas Jadi Penyebab Kerusakan Komponen Dalam Konsol

Bukan hanya Steam Deck saja, Nintendo juga memperingati penggunanya agar tidak bermain game berat saat Nintendo Switch memasuki temperatur 95°C. Mereka bahkan meminta para gamer untuk terus memperhatikan lubang ventilasi pada konsol agar tidak tertutup oleh kotoran, jari, ataupun aksesoris Third-Party seperti Case pelindung. Untuk Steam Deck, lubang ventilasi tersebut diletakkan pada bagian belakang konsol.

Peringatan ini diberikan oleh produsen konsol karena beberapa negara di dunia memang sedang dilanda oleh gelombang panas matahari. Meskipun Indonesia tidak termasuk ke dalam list bencana, peringatan di atas tetap bisa menjadi pencegahan yang perlu dilakukan bagi kita yang tinggal di negara Tropis.

Baca Juga :  Ed Boon: Tidak Ada Mortal Kombat di EVO 2022