DICE: Kami Tidak Ada Waktu Untuk Proyek Non-Battlefield, Termasuk Mirror’s Edge

DICE telah menyatakan bahwa mereka tidak akan mengembangkan proyek selain Battlefield, itu termasuk Mirror’s Edge.

Informasi ini dinyatakan oleh Rebecka Coutaz lewat wawancara GamesIndustry.biz. Jika kalian tertarik dengan game-game dari Electronic Arts (EA), kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.

DICE: Kami Tidak Ada Waktu Untuk Proyek Non-Battlefield, Termasuk Mirror’s Edge

Berbicara dengan GamesIndustry.biz, Rebecka Coutaz (manajer umum DICE) telah memberikan konfirmasi bahwa proyek apa pun seperti Mirror’s Edge sedang tidak aktif dan tidak menjadi fokus utama mereka.

“Benar-benar,” ungkap Coutaz. “Kami hanya fokus pada Battlefield 2042. Tidak ada waktu untuk hal lain dan inilah yang ingin kami lakukan. Dalam 3 tahun, kami ingin menjadi pusat kekuatan first-person shooter yang DICE layak dan itulah yang kami lakukan.”

DICE telah sangat berfokus kepada franchise Battlefield, meskipun mereka sempat merilis Star Wars: Battlefront dan sekuelnya pada tahun 2015 dan 2017. Pada tahun 2016, DICE merilis Mirror’s Edge Catalyst, sebuah reboot dari game klasiknya.

Meskipun DICE terkenal dengan game Battlefield, itu berarti kita tidak akan melihat Mirror’s Edge lain atau sejenisnya – setidaknya dalam waktu dekat.

“Saya ingin tim ini bangga dengan Battlefield 2042. Itulah yang mereka kejar, dan mereka memiliki hati dan hasrat di sana. Kami ingin bangga dengan DICE. Kami ingin DICE menjadi tempat nomor satu untuk game first-person shooter di Eropa dan salah satu pembangkit kekuatan di dunia. Ini adalah tim yang luar biasa. Kita akan membuat keajaiban bersama,” tutup Coutaz.

“Kami Fokuskan Pengembangan Battlefield 2042”

Kita tahu bahwa Battlefield 2042 telah menerima kritik buruk karena perilisannya yang bermasalah dengan janji yang tidak ditepati. Coutaz juga mengatakan bahwa mereka berhutang pada komunitas Battlefield dan fokus untuk mengubahnya.

“Peluncuran Battlefield 2042 tidak seperti yang diharapkan,” kata Coutaz. “Pemain dan komunitas kami kecewa, tetapi begitu juga tim pengembangan kami. Kami telah fokus pada kesehatan game itu dan begitu juga bug demi bug, patch demi patch, dan kami memperbaiki dan meningkatkannya.”

Coutaz menambahkan, “Setiap patch, kami memiliki sedikit kemenangan yang penting bagi tim kami karena mereka kecewa. Kami merayakan 30 tahun sebagai studio tetapi juga 20 tahun di Battlefield, dan kami memiliki pemain yang telah bersama kami selama 20 tahun, dan mengecewakan mereka… itu sulit bagi kami.”

“Para pemain menikmati peta dan konten yang kami sediakan, jadi ini adalah kemenangan bagi kami dan membuat kami merasa lebih baik. Tim di sini untuk membuat Battlefield, dan mereka bersemangat tentang Battlefield. Kami memiliki banyak veteran Battlefield. Jadi, kami perlu meningkatkan Battlefield 2042 dan pengalaman yang dapat kami berikan kepada para pemain kami. Kami berhutang itu kepada mereka.”

Baca Juga :  Tanggal Rilis Evil West Diumumkan, Game Action RPG Keren Mirip God of War